Penilaian kembali atas aktiva tetap

Penilaian kembali pada umumnya tidak diperkenankan mengacu pada PSAK 16:29

Penilaian kembali atau revaluasi aktiva tetap
pada umumnya tidak diperkenankan karena Standar Akuntansi Keuangan menganut
penilaian aktiva berdasarkan harga perolehan atau harga pertukaran.
Penyimpangan dari ketentuan ini mungkin dilakukan berdasarkan ketentuan
pemerintah. Dalam hal ini laporan keuangan harus menjelaskan mengenai
penyimpangan dari konsep harga perolehan di dalam penyajian aktiva tetap serta
pengaruh penyimpangan tersebut terhadap gambaran keuangan perusahaan. Selisih
antara nilai revaluasi dengan nilai buku (nilai tercatat) aktiva tetap
dibukukan dalam akun modal dengan nama “Selisih penilaian kembali aktiva
tetap.”

Contoh :

Mesin A

Harga Perolehan 250.000.000

umur ekonomis : 10 tahun dan masa pakai 7 tahun

Akumulasi Penyusutan 175.000.000

pada tgl 17 oktober 20xx dilakukan penilaian kembali harga Mesin A sebesar Rp. 100.000.000,- tanpa menambah masa manfaat,maka jurnalnya adalah

Jawab :

Nilai Buku mesin A :

Harga Perolehan :                                Rp. 250.000.000

Akumulasi Penyusutan                 Rp. 175.000.000

Nilai buku                                                 Rp.  75.000.000

Nilai Penilaian kembali = 100.000.000

Maka Nilai yang harus disesuaiakan adalah 100.000.000-75.000.000

Jurnal :

Dr.  Aktiva Tetap      Rp. 75.000.000

Kr.  Selisih Penilaian Kembali Rp.75.000.000

Dan untuk biaya penyusutan disesuaikan kembali atas perubahan nilai aktiva tetap yang  berubah karena adanya penilaian kembali!


Neraca setelah penilaian kembali aktiva 2

One Comment

  1. Ping from Michael Edowardo:

    nilai jurnalnya 25 Jt mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *