Laporan Honor Dokter dan Potongan PPh 21 menggunakan Excel

Share the joy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Laporan Perhitungan Honor Dokter dan PPh 21 terdiri beberapa modul yaitu :

I. Tabel Dokter, untuk membuat tabel dokter, minimal data-data yang dibutuhkan adalah seperti gambar dibawah ini :

Keterangan :

a. Kolom “Code”, Code atau kode merupakan data unik dokter yang akan digunakan untuk mengidentifikasi dokter. Huruf pertama merupakan inisial dari Dokter yaitu “D”, hal ini untuk mebedakan kode dokter dengan kode yang lainnya.

b. Kolom Nama Dokter merupakan nama dari dokter yang berpraktek.

c. Kolom Specialization merupakan spesialisasi atas profesi dokter, misal : Obgyn, Anak, THT dll (diisi dengan memilih spesialisasi yang telah dibuat di tabel spesialisasi)

d. Kolom Code & Name merupakan gabungan kode dengan nama dokter, digunakan untuk memudahkan didalam melakukan input transaction.

* jika ingin menambahkan informsai dapat dibuat kolom2x baru, misalkan : alamat, nomor telepon dll

II. Tabel Pasien

Didunia kesehatan ada istilah Medical Record yang berisikan catatan sejarah kesehatan pasien selama berkunjung kerumah sakit tersebut. Setiap Medical Record diberikan nomor yang unique (tidak ada yang sama) yang bertujuan untuk mempermudah didalam pencarian catatan atas pasien tersebut.  Tabel atas pasien tersebut dapat dilihat seperti dibawah ini :

Keterangan :

a. Code : merupakan kode pasien, atau sering disebut nomor Medical Record didunia kesehatan

b. Nama Pasien : diisi Nama Pasien

c. Address ; diisi dengan alamat pasien

d. Phone : Diisi dengan Nomor telepon pasien

* jika ingin menambahkan informsai dapat dibuat kolom2x baru, misalkan : Tempat dan Tanggal Lahir.

III. Tabel Spesialisasi

Berisi daftar spesialisasi profesi dokter yang terdiri dari

Code :

– Digit pertama yaitu “S” menunjukkan kelompok tabel “Spesialisasi”

– Digit kedua merupakan inisial spesialisasi, misla Spesialis Anak maka huruf kedua dari kode diatas adalah “A”

– 2 digit trerakhir merupakan nomor urut yaitu 01,02,03 dst

Specialist : nama spesialisasi : misalkan contoh diatas “Anak”

* jika ingin menambahkan informasi lainnya misalkan kolom keterangan.

4. Setelah melengkapi Tabel Master Data, maka langkah selanjutnya melengkapi data pendapatan Sampai Dengan Periode Lalu ( sheet “Previous Recap Per Doctor”) seperti diabah ini

karena kita akan membuat laporan bulan maret 2012, maka masukkan Jumlah Yang telah dibyarakan kedokter pada kolom bulan “Januari”dan “Februari”. Hal ini bertujuan untuk memperhitungkan total pendapatan ditahun pajak 2012. Setelah memasukkan Pendapatan dibulan Januari dan Februari, maka akan didapat ? Pendapatan dan PPh 21 selama bulan Januari Sampai Pebruari.

Contoh : Dr. Ahmad total pendapatan selama bulan Jan-Feb adalah Rp. 57.175.000 dengan PPh 21 Rp.1.429.375 yaitu dengan perhitungan :

50% x Rp.57.175.000 = Rp.28.587.500

PPh psl 17 :

5 % x Rp. 28.587.500 = Rp.1.429.375 (lihat dikolom 0-50.000.000

5. Memasukkan Data Transaksi

Keterangan :

– Kolom kode dokter : klik sel, lalu pilih dokter yang akan dihitung honornya dengan dropdown,jangan diketik

– Kolom Spesialis akan terisi otomatis berdasarkan tabel dokter yang telah dibuat diawal.

– MR No : merupakan nomor Medical Record Pasien, dimasukkan secara manual berdasarkan bukti transaksi

– Date : isi tanggal transaksi

– FR No : Adalah Nomor FR (Formulir Rawat. Setiap pasien yang berkunjung akan mengisi formuli yang disebut Formulir Rawat, dan setiap Formulir Rawat diberi nomor yang disebut Nomor FR

– Name : akan terisi otomatis setelah kita mengisi nomor MR berdasarkan tabel pasien yang telah kita buat.

– Amount : Atau Jumlah Rupiah, diisi dengan jumlah tagihan pasien (tagihan Jasa Dokter)

– Collected (c)/ Uncollected (u) : Pilih c jika tagihan pasien telah dibayar oleh pasien (collected) dan “u”, jika tagihan belelum dibayar oleh pasien (uncollected)

– Fees will be paid (Gross) : Kolom ini akan terisi otomatis berdasarkan status pembayaran oleh pasien (Collected / Uncollected). Honor dokter Bruto yang akan dibayar dengan syarat Pasien telah membayar tagihannya (collected), jika status uncollected maka kolom ini akan kosong.

– Hospital/Clinic Sharing (%) : Merupakan bagi hasil untuk RS/Klinik. Sel ini akan terisi otomatis berdasarkan tabel “Bagi Hasil Dokter”

– Hospital/Clinic Sharing (Rp) : merupakan bagi hasil dalam rupiah yang akan terisi secara otomatis dari hasil perkalian kolom “Hospital/Clinic Sharing (%)” dengan kolom “Fees will be paid (Gross)”.

– PPh 21 : Kolom ini akan terisi secara otomatis jumlah PPh 21 yang terhutang diperiode berjalan (Maret 2012)

– ? Fees (Net) : Jumlah Honor bersih (setelah dikurang bagi hasil RS/klinik dan PPh 21) yang akan diterima oleh dokter.

Untuk penjelasan mengenai Perhitungan Honor Dokter Yang diterima Rutin dari RS/Klinik klik http://akuntansi.name/?p=4309

klik disini untuk download file :

 


Share the joy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *