Get cash from your website. Sign up as affiliate.

PENGENDALIAN KAS KECIL – MANAJEMEN KAS

Bagi perusahaan dengan skala menengah keatas didalam perlu diatur didalm melakukan pencatatan atas penerimaan dan pengeluaran kas yang biasa disebut dengan Manajemen dan Pengendalian Kas. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyelewengan kas. Dalam pengendalian kas maka perlu adanya pemisahan fungsi penerimaan dan pembayaran yang antara lain :

1. 1. Penetapan tanggung jawab secara khusu untuk menangani penerimaan kas.

2. 2. Pemisahan penanganan dan pencatatan kas.

3. 3. Penyetoran seluruh kas yang diterima setiap hari yang biasanya ke Rekening Koran.

4. Sistem voucher untuk mengendalikan pembayaran

5. 4. Audit internal pada selang waktu yang tak terduga.

Pengendalian atas pengeluaran Kas Kecil.

Pengendalian kas kecil dapat dilakukan dengan sistem voucher ( Bukti Pengeluaran sementara ). Pemohon dana ( user ) mengajukan dana ke bagian keuangan yang kemudian dianalisa atas pengajuan dana tersebut. Setelah dianalisa maka jika ditolak maka surat pengajuan dikembalikan kepada pemohon dengan memberi note/catatan atas penolakan dan jika disetujui bagian keuangan menandatangani dan kemudian surat pengajuan dana dikirim ke bagian Kasir/Bendahara untuk agar mengeluarkan dana sebesar yang disetujui dengan mengeluarkan Bon sementara. Hal ini agar kontrol atas pertanggungjawaban dana dapat dikontrol keberadaannya. Setelah pengguna dana mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut dengan melampirkan bukti-bukti pengeluaran lalu Pertanggungjawaban tersebut diperiksa oleh bendahara atas kelengkapan pertanggungjawaban yang kemudian oleh bendahara diserahkan ke bagian Accounting untuk dicatat ke masing-masing pos pengeluaran (Jurnal). Untuk dapat lebih memahaminya perhatikan ilustrasi dibawah ini.


Alur Pengeluaran Kas Kecil ( Cash Disbursment Fl

Ditiap perusahaan bisa jadi berbeda-beda didalam menjalankan kebijakannya, namun yang pasti adalah suatu pengendalian internal untuk menghindari penyelewengan perlu adanya suatu rangkaian pekerjaan agar adanya saling kontrol tidak hanya atasan dengan bawahan melainkan juga antar unit terkait.

thank's udah berkunjung ke blog ini ,skrg tlg klik salah 1 iklannya donk, itung2x sumbangsih u/ blog ini,
Image by Cool Text: Free Logos and Buttons - Create An Image Just Like This
4000 TV channels
Safe to install software
Download TV Software. It's safe to install.
Number one rated software

Penyisihan Piutang Pada Leasing

PIUTANG Piutang yang timbul karena kegiatan utama perusahaan biasa disebut Piutang Usaha untuk Perusahaan Jasa atau Piutang Dagang untuk Perusahaan Jasa. Piutang timbul bersamaan pada saat Penjualan atau Pendapatan diakui. Penyisihan Piutang Tak tertagih Penyisihan Piutang Tak Tertagih merupakan estimasi dari Piutang yang tidak tertagih. Untuk menaksir nilai Piutang tak tertagih dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara :

1. BERDASARKAN SALDO PIUTANG, yaitu dengan cara menetapkan suatu presentase terhadap saldo Piutang. Saldo Piutang yang digunakan adalah rata – rata antara saldo Piutang awal dengan saldo Piutang Akhir.

Contoh:


Neraca Piutang

Saldo Piutang tanggal 1 Januari 2007 adalah Rp. 8.750.000,- dan saldo pada 31 Desember 2007 adalah Rp. 12.250.000,- dan saldo Penyisihan Piutang Tak Tertagih awal tahun adalah Rp 145.000. Berdasarkan historis dan melalui suatu perhitungan yang ditetapkan oleh pihak Manajemen Perusahaan tarif Penyisihan Piutang Tak tertagih adalah 3%, maka saldo Penyisihan Piutang Tak tertagih yang digunakan di Neraca pada tanggal 31 Desember 2007 adalah : Saldo Rata-rata = (Rp 8.750.000 + Rp 12.250.000) : 2 = Rp.10.500.000 Saldo Penyisihan Piutang tak tertagih tanggal 31 Desember 2007 = Rp 10.500.000 x 3% = Rp 315.000 Saldo Penyisihan Piutang TT pada tanggal 1 Januari 2007 = Rp 145.000, maka agar Penyisihan Piutang TT pada tanggal 31 Des 2007 sebesar Rp 315.000 dibuat penyesuaian sbb: Dr. Biaya Piutang Tak Tertagih Rp 170.000 Kr. Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp. 170.000 * Rp 315.000 – Rp 145.000 = Rp 170.000

2. PERHITUNGAN BERDASARKAN PRESESENTASE (%) UMUR PIUTANG


Account Receivable Aging


Misalkan %tase Tarif yang diberlakukan oleh pihak manajemen untuk Piutang Tak Tertagih untuk masing2 umur Piutang


Persentase Piutang

; Maka jurnal penyesuaian yang dilakukan sama seperti diatas hanya nilainya saja yang berbeda Dr. Biaya Piutang Tak Tertagih Rp 335.200 Kr. Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp. 335.200 * Rp 480.200 – Rp 145.000 = Rp 335.200 <


Neraca Piutang 2

;

Penghapusan Piutang Jika sudah dapat dipastikan bahwa piutang tidak dapat tertagih, misalkan perusahaan tersebut pailit, maka penyisihan piutang tak tertagih tersebut dapat dihapuskan. Contoh dari tabel umur piutang tersebut diatas PT. SUMMIT OTO FINANCE CIKARANG dinyatakna bangkrut, maka Penyisihan tersebut dapat dihapuskan dengan perhitungan seperti dibawah ini: Tabel umur Piutang PT. SUMMIT OTO FINANCE CIKARANG


Aging Table

Maka jurnal untuk menghapuskan Penyisihan Piutang Tak Tertagih sbb: Dr. Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp 27.500 Kr. Piutang Rp 27.500 Dan saldo atas piutang PT. SUMMIT OTO FINANCE CIKARANG =Rp 1.050.000 – Rp 27.500 = Rp 1.022.500

PIUTANG Piutang yang timbul karena kegiatan utama perusahaan biasa disebut Piutang Usaha untuk Perusahaan Jasa atau Piutang Dagang untuk Perusahaan Jasa. Piutang timbul bersamaan pada saat Penjualan atau Pendapatan diakui.

Penyisihan Piutang Tak tertagih Penyisihan Piutang Tak Tertagih merupakan estimasi dari Piutang yang tidak tertagih. Untuk menaksir nilai Piutang tak tertagih dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara : 1. BERDASARKAN SALDO PIUTANG, yaitu dengan cara menetapkan suatu presentase terhadap saldo Piutang. Saldo Piutang yang digunakan adalah rata – rata antara saldo Piutang awal dengan saldo Piutang Akhir.

Contoh: Saldo Piutang tanggal 1 Januari 2007 adalah Rp. 8.750.000,- dan saldo pada 31 Desember 2007 adalah Rp. 12.250.000,- dan saldo Penyisihan Piutang Tak Tertagih awal tahun adalah Rp 145.000. Berdasarkan historis dan melalui suatu perhitungan yang ditetapkan oleh pihak Manajemen Perusahaan tarif Penyisihan Piutang Tak tertagih adalah 3%, maka saldo Penyisihan Piutang Tak tertagih yang digunakan di Neraca pada tanggal 31 Desember 2007 adalah :

Saldo Rata-rata = (Rp 8.750.000 + Rp 12.250.000) : 2 = Rp.10.500.000 Saldo Penyisihan Piutang tak tertagih tanggal 31 Desember 2007 = Rp 10.500.000 x 3% = Rp 315.000 Saldo Penyisihan Piutang TT pada tanggal 1 Januari 2007 = Rp 145.000, maka agar Penyisihan Piutang TT pada tanggal 31 Des 2007 sebesar Rp 315.000 dibuat penyesuaian sbb:

Dr. Biaya Piutang Tak Tertagih Rp 170.000

Kr. Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp. 170.000 (Rp 315.000 – Rp 145.000 = Rp 170.000)

2. PERHITUNGAN BERDASARKAN PRESESENTASE (%) UMUR PIUTANG

Misalkan %tase Tarif yang diberlakukan oleh pihak manajemen untuk Piutang Tak Tertagih untuk masing2 umur Piutang , Maka jurnal penyesuaian yang dilakukan sama seperti diatas hanya nilainya saja yang berbeda Dr. Biaya Piutang Tak Tertagih Rp 335.200 Kr. Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp. 335.200 * Rp 480.200 – Rp 145.000 = Rp 335.200

Penghapusan Piutang Jika sudah dapat dipastikan bahwa piutang tidak dapat tertagih, misalkan perusahaan tersebut pailit, maka penyisihan piutang tak tertagih tersebut dapat dihapuskan. Contoh dari tabel umur piutang tersebut diatas PT. SUMMIT OTO FINANCE CIKARANG dinyatakna bangkrut, maka Penyisihan tersebut dapat dihapuskan dengan perhitungan seperti dibawah ini: Tabel umur Piutang PT. SUMMIT OTO FINANCE CIKARANG

Maka jurnal untuk menghapuskan Penyisihan Piutang Tak Tertagih sbb:

Dr. Penyisihan Piutang Tak Tertagih Rp 27.500

Kr. Piutang Rp 27.500

Dan saldo atas piutang PT. SUMMIT OTO FINANCE CIKARANG =Rp 1.050.000 – Rp 27.500 = Rp 1.022.500

Alur Piutang

Jika perusahaan tersebut melunasi piutangnya dapat dijurnal :

  1. Dr. Kas dan setara kas                  Rp 1.022.500

Kr Piutang                                         Rp 1.022.500

  1. Dr Kas dan setara kas                         Rp. 27.500

Kr Penyisihan piutang tak tertagih         Rp 27.500

Jika perusahaan tersebut tidak dapat melunasi piutangnya dapat dijurnal :

Dr. Biaya Penghapusan Piutang    Rp 1.022.500

Kr Piutang                                              Rp 1.022.500

Daftar buku akuntansi

1. ADVANCE ACCOUNTING

Written by : ALLAN R. DREBIN

2. ADVANCE ACCOUNTING

Written by: ALLAN R. DREBIN

3. Cost Accounting I

Written by: CHARLES T. HONGREN

4. Cost Accounting I

Written by : MATZ

Daftar buku akuntansi

1. ADVANCE ACCOUNTING

Written by : ALLAN R. DREBIN

2. ADVANCE ACCOUNTING

Written by: ALLAN R. DREBIN

3. Cost Accounting I

Written by: CHARLES T. HONGREN

4. Cost Accounting I

Written by : MATZ

Membuat Profit and Loss berdasarkan PerDepartemen dan Perproject dengan menggunakan MYOB Accounting

MYOB
Category : Category pada MYOB dapat digunakan sebagai master dari Departemen sehingga didalam penyusunan Laporan keuangan dapat menampilkan Laporan Keuangan Per Departemen
Jobs : Tools ini dapat berfungsi sebagai master project.
Chart of Account : untuk membuat Kode Akun.
Lihat schema dibawah ini :

Scheme of Account, Jobs and Category in MYOB Accou

Contoh :
Universitas MH Thamrin memiliki :
3 Sekolah tinggi
1. Sekolah Tinggi yaitu STMIK,
2. STIE dan
3. STIKes yang
Dan memiliki kegiatan belajar mengajarnya antara lain :
1. Perkuliahan ,
2. Ujian Akhir Semeter dan
3. PKL,
4. maka jika ingin membuat laporan keuangan dengan MYOB sbb:
Maka jika digambarkan skema laba rugi yang dihasilkan sbb
Category 1= STMIK; Category 2=STIE; Category 3= STIKes
Jobs1 = Perkuliahan; Jobs 2= Ujian Akhir Semester; Jobs3= PKL
Maka skema laporan laba rugi sbb:

Profit and Loss berdasarkan Account, Jobs & Catego

Studi kasus :
Tahun 2009 :
STMIK menerima uang kuliah Rp 150.000.000; Biaya (Honor Dosen,Foto Copy,dll)=90.000.000
STIE menerima uang kuliah Rp 250.000.000; Biaya (Honor Dosen,Foto Copy,dll)=180.000.000
STIKES menerima uang kuliah Rp 75.000.000; Biaya (Honor Dosen,Foto Copy,dll)=55.000.000
Tahun 2009:
STMIK menerima uang Ujian Akhir Semester (UAS) Rp 65.000.000; Biaya (Honor Pengawas Ujian , Foto Copy soal,sanck dll) = 45.000.000
STIE menerima uang Ujian Akhir Semester (UAS) Rp 80.000.000; Biaya (Honor Pengawas Ujian , Foto Copy soal,sanck dll) = 60.000.000
STIKES menerima uang Ujian Akhir Semester (UAS) Rp 40.000.000 Biaya (Honor Pengawas Ujian , Foto Copy soal,sanck dll) = 30.000.000

Tahun 2009:
STMIK menerima PKL Rp 125.000.000; Biaya (Honor Pembimbing, Izin lahan PKL, Foto Copy dll) = 100.000.000
STIE menerima uang PKL Rp 175.000.000; Biaya (Honor Pembimbing, Izin lahan PKL, Foto Copy dll) = 155.000.000
STIKES menerima uang PKL Rp 90.000.000; Biaya (Honor Pembimbing, Izin lahan PKL, Foto Copy dll) = 70.000.000
Maka Profit & Loss jika menggunakan fasilitas category dan jobs menghasilkan P&L per category dan per Jobs spt dibawah ini :


Read the rest of this entry »

MYOB – Modul

Secara umum kunci dari seluruh software aplikasi akuntansi terintegrasi mencakup :

1. Pembelian / Purchase : Untuk melakukan kegiatan pembelian atau memperoleh barang dan jasa untuk menjalanakan kegiatan utama  perusahaan, yang kemudian disebut Account Payable untuk pembelian secara kredit.

2. Penjualan / Sales : Untuk mencatat kegiatan perusahaan atas Pengakuan pendapatan yang kemudian menimbulkan piutang untuk penjualan secara kredit

3. Cash and Bank : Untuk mencatat aliran kas dan Bank selain penerimaan pembayaran Piutang dan pengeluaran pembayaran hutang perusahaan.

4. Inventory / Persediaan : untuk mencatat persediaan barang perusahaan baik yang akan dijual kembali, barang dalam proses dan bahan baku untuk diolah menjadi barang siap dijual maupun persediaan barang untuk digunakan sendiri atau tidak untuk dijual

5.  Card file : Yang berfungsi sebagai buku pembantu hutang/piutang yang berisi daftar nama dan saldo atas hutang/piutang dari customer, vendor dan karyawan.

6. General Entry : atau disebut juga jurnal umum untuk mencatat transaksi selain Purchase, sales dan Cash and bank, seperti Penyusutan, Amortisasi dan jurnal penyesuaian lainnya, yang di dalam MYOB terdapat pada modul Account.

This is my blog

http://www.mybloglog.com/buzz/community/2009090520275456/

MYOB – Modul Purchase and Inventory Flow


AP Flow

Quote : Digunakan untuk mengajukan barang/jasa. contoh stok barang dibagian logistic harus ditambah karena sudah mulai menipis. Untuk itu bagian logistic perlu membuat surat pengajuan barang . Untuk membuat surat pengajuan barang ini dapat dibuat dengan menggunakan Modul Purchase?Purchase Register?Quote?New Quote.

Purchase Order : Setelah proses pengajuan barang sudah dilakukan dengan menggunakan sub modul Quote maka langkah selanjutnya ada membuat Purchase Order untuk melakukan pembelian dengan menggunakan Modul Purchase> Purchase Register > Quote > Change to order.

Receive item : Setelah membuat Purchase Order langkah selanjutnya adalah menerima barang atas barang yang sudah dipesan dari supplier dengan menggunakan Modul Inventory>Receive Item (khusus new version). Untuk versi lama (Premier 7,5), penerimaan barang dilakukan melalui “change to bill”. Versi yang baru ditambahkan modul Receive Item ini untuk menerima barang dari supplier yang belum dilampirkan invoice (tagihan). Terkadang pembelian barang dari supplier dengan cara kredit dan ketika barang tersebut dikirim oleh supplier, biasanya supplier hanya menyertakan  dokumen “Surat Jalan”. Invoice / Tagihan baru dikirim beberapa hari kemudian yang biasanya disebut “Tukar Faktur”.

Change to bill : untuk mencatat tagihan(invoice dari supplier)  atas barang yg telah diterima. (for new version)

Pay Bill : Modul untuk melakukan pembayaran atas tagihan (invoce) yang telah diterima..

Download gambar diatas Klik disini

Flow MYOB Account Payable Process

Format Laporan MS Office (Excell, Words dll) Freedownload – Report Form (Excell, Words dll) Freedownload

Excell Format

1. Rekonsiliasi Bank / bank reconciliation excell format : Format bentuk rekonsiliasi bank dengan menggunakan format excell

2. Voucher Pengeluaran Kas

3. Berita Acara Pemeriksaan Kas / Report of cash opname

4. Form SSP / Surat Setoran Pajak : Pusing membuat angka terbilang pada formulir SSP? Form ini dapat membaca fungsi terbilang dari rupiah setoran SSP

5. Invoice Format

6. Kas Bon Format

Biologi / Biology

1. Kumpulan soal-soal biologi sel interaktif 30 soal. Merupakan kumpulan soal biologi secara interaktif yang dapat menilai dari setiap jawaban yang benar

2. Kumpulan soal-soal hematologi interaktif 20 soal / Hematology exercise 20 question interactive


Return to the pooh corner Lyrics

Christopher Robin and I walked along

Under branches lit up by the moon

Posing our questions to Owl and Eeyore

As our days disappeared all too soon

But I’ve wandered much further today than I should

And I can’t seem to find my way back to the Wood

Reff:

So help me if you can I’ve got to get

back To the House at Pooh Corner by one

You’d be surprised There’s so much to be done

Count all the bees in the hive

Chase all the clouds from the sky

Back to the days of Christopher Robin and Pooh

Winnie the Pooh doesn’t know what to do

Got a honey jar stuck on his nose

He came to me asking help and advice

And from here no one knows where he goes

So I sent him to ask of the Owl if he’s there

How to loosen a jar from the nose of a bear

It’s hard to explain how a few precious things

Seem to follow throughout all our lives

After all’s said and done I was watching my son

Sleeping there with my bear by his side

So I tucked him in, I kissed him and as I was going

I swear that the old bear whispered “Boy welcome home”

Believe me if you can I’ve finally come

back To the House at Pooh Corner by one

What do you know There’s so much to be done

Count all the bees in the hive

Chase all the clouds from the sky

Back to the days of Christopher Robin

Back to the ways of Christopher Robin Back to the days of Pooh

clik here for download :
Kenny Loggins – Return To Pooh Corner.mp3

Daun Lembayung : Obat Darah Rendah

Kacang panjang memang sedap dimasak apa saja, bahkan dilalap dengan sambal, begitu juga dengan daunnya yang sering disebut daun lembayung. Tapi tahukah anda khasiatnya?

Caranya : Ambil satu ikat daun lembayung yang masih muda dan segar, serta satu ikat kacang panjang. Masaklah menjadi jenis makanan menurut selera anda. Biasakan makan sayuran ini, Insya Allah tekanan darah anda menjadi normal kembali.

Diambil dari majalah Alkisah no.15/18-31 Juli 2005

Daun Lembayung

Kacang panjang

Apel Mengatasi Kencing Manis

Caranya : Ambil satu buah apel berukuran sedang, dibelah menjadi empat bagian, lalu direbus dengan 3-4 gelas air sampai mendidih. Setelah dingin minum air rebusan iniapel ini secara rutin setiap hari, pagi dan sore. Insya Allah kadar gula dalam darah anda akan turun

Diambil dari majalah Alkisah no.15/18-31 Juli 2005

Matching Cost against Revenue Accounting Principle

Berdasarkan PSAK 01 Paragraf 19 disebutkan “Perusahaan harus menyusun laporan keuangan atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas.“

Atas dasar ini maka sebagai dasar pengakuan pendapatan adalah bahwa “Pendapatan diakui pada saat penyerahan barang atau jasa dan bukan pada saat kas dan setara kas diterima.“

Contoh : Kantor Akuntan Publik “Varin & Kawan-kawan” telah menyelesaikan pekerjaan audit kepada PT “X”. Atas penyelesaian pekerjaan ini maka KAP Varin & Friends harus mengakui pendapatan meskipun pembayaran dari PT “X” belum diterima.

Jurnal atas penyelesaian pekerjaan ini adalah :

Dr. Piutang

Kr. Pendapatan

Atas dasar  pengakuan pendapatan secara akrual maka secara otomatis mempengaruhi pula didalam pengakuan Biaya. Biaya untuk memenuhi dasar akrual tersebut maka pengakuan biaya adalah pada saat penerimaan Barang atau Jasa dan bukan pada saat aliran keluar dari kas atau setara.

Contoh :

Selama pemeriksaan KAP “Varin & Friends“ telah mengeluarkan biaya-biaya untuk ATK, Akomodasi dll. Pada saat pengeluaran kas atau setara kas tersebut KAP “Varin & Friends” belum mengakui Biaya.

Pada saat pengeluaran kas :

Dr. Biaya Dibayar Dimuka/Beban Yang Ditangguhkan

Kr. Kas/Bank

Setelah pekkerjaan pemeriksaan selesai, sebagaimana pengakuan pendapatan diatas, maka pengeluaran-pengeluaran tersebut barulah diakui biaya dengan jurnal :

Dr. Biaya-biaya

Kr. Biaya Dibayar Dimuka/Beban Yang Ditangguhkan

Penangguhan atas Biaya-biaya tersebut diatas sampai pekerjaan  pemeriksaan tersebut selesai bertujuan salah satunya adalah agar didalam Penyajian Laporan Pendapatan dengan Biaya dapat dibandingkan (Matching). Perbandingan atas Biaya dengan Pendapatan tersebut diatas dikenal dengan “matching cost against revenue principle” atau Prinsip Akuntansi “matching cost against revenue”.

Atas penjelasan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa didalam penyajian Laporan Keuangan diharapkan ketika Pendapatan dan Biaya disajikan dalam satu periode yang sama sehingga informasi atas Laba Perusahaan yang dihasilkan oleh  Laporan Keuangan dapat diandalkan dan tidak menyesatkan.

Semoga artikel ini bermanfaat buat teman gw yang lagi menusun Skripsi dan dengan segala keterbatasannya, saya mohon maaf jika ada kekeliruan dan mohon koreksi, dan jika sulit dimengerti penjelasan tersebut diatas mohon agar dikomentari, sekian terima kasih

Membuat Umur dengan menggunakan Microsoft Excel

Bagaimanakah membuat umur di aplikasi excel??? Rumus/Formula ini dapat digunakan untuk menghitung umur sekarang dari aktiva tetap, menghitung masa kerja karyawan dan lain lain.

Contoh : Tanggal lahir si “A” adalah 6/09/1975 ( lihat sel A2), Tanggal perhitungan yaitu Tanggal pada saat umur akan dihitung, misal pada tanggal 31/12/2010 (sel C2) berapakah umur si “A” ?

Count Age with excel

Buat Rumus di D2 = ((YEAR(waktu perhitungan)-YEAR(waktu lahir))*12+(MONTH(waktu perhitungan)-MONTH(waktu lahir)))/12
waktu perhitungan = 31/12/2010
Waktu lahir = 06/09/1975
maka rumusnya = ((YEAR(C2)-YEAR(A2))*12+(MONTH(C2)-MONTH(A2)))/12

Hasilnya adalah 35,25 Tahun atau sama dengan 35 tahun 3 bulan. Silahkan download rumusnya dan gunakan seperti petunjuk diatas & jgn lupa klik dulu iklan yg ada di web ini ya!

Pencatatan Penjualan Motor Secara Kredit Oleh Authorized Dealer Yamaha

Dealer Yamaha didalam penjualan motornya dibagi menjadi 2 jenis yaitu :

1. secara Tunai

2. Secara Kredit

Dalam hal ini kita akan membahas pencatatan dengan penjualan secara kredit dengan ilustrasi seperti gambar dibawah ini :


Flow of Yamaha Motor Sales – Credit Prosedure

Contoh :
Dijual Sebuah sepeda motor Mio secara kredit dengan Harga Rp. 13.500.000 belum termasuk ppn dengan data sbb :
1 tgl 5/7 Dibayar uang Muka oleh konsumen Rp. 750.000
2 tgl 7/9 Aplikasi konsumen disetujui oleh leasing
3 tgl 8/9 Dikirim motor ke alamat konsumen
4 tgl 10/9 Dibuat tagihan ke Leasing setelah menerima Faktur dari Yamaha
5 tgl 11/10 Dibayar oleh Leasing atas tagihan
Pencatatan dari data tersebut diatas
1. tgl 5/7
Dr. Kas 750.000
Kr. Uang Muka 750.000
* untuk mencatat penerimaan uang muka konsumen
2. Tidak Dijurnal
3. Dr. Piutang Sementara 12.750.000
Dr. Uang Muka 750.000
Kr. Penjualan Motor 13.500.000
* untuk mengakui pejualan motor atas pengiriman motor kekonsumen
Dr. Harga Pokok Persediaan 8.500.000
Kr. Persediaan 8.500.000
* untuk mengurangi persediaan karena telah dijual
4. Dr. Piutang Leasing 14.100.000
Kr. Piutang Sementara 12.750.000
Kr. PPn Kelauaran 1.350.000

Quiz Dasar Akuntansi

Quiz Dasar Akuntansi (1-6)

Biaya Dibayar Dimuka

P.A 2

Merubah jumlah digit dari nomor urut pada microsoft excel

Misal kita mempunyai nomor urut sebagai berikut :

1,2,3,4,5,6

Ingin kita rubah menjadi : 001,002,003,004,dst

Gunakan struktur formula berikut ini: =TEXT(angka yg ingin dirubah,REPT(“0″,batasan digit yang diinginkan))


Merubah digiit angka

1. Angka yg ingin dirubah formatnya adalah angka di sel C3

2 0 adalah untuk memunculkan angka 0 diawal nomor misal 0001,0002

3. Batasan digit yang diinginkan dari contoh diatas adalah 4

PENETAPAN HARGA POKOK SISTEM PERIODIK – METODE FIFO

Didalam perhitungan Harga Pokok penjualan dengan menggunakan metode Periodik atau Metode Fisik dapat diketahui dengan perhitungan sbb:
HARGA POKOK PENJUALAN :
PERSEDIAAN AWAL                                                           Rp. XXX
PEMBELIAN BERSIH                                                           Rp. XXX +
PERSED.BRG U/ DIJUAL                                                    Rp. XXX
PERSEDIAAN AKHIR                                                           Rp XXX
HARGA POKOK PENJUALAN                                            Rp. ……

1. Persediaan awal tahun diketahui berdasarkan saldo akhir tahun lalu
2. Pembelian didapat dari data pembelian selama periode tahun laporan
3. Persediaan Barang dijual dapat dihitung dari data Persediaan Awal ditambah Pembelian
4. Persediaan Akhir ??? Bagaimanakah kita menghitungnya???karena untuk mengetahui harga pokok penjualan harus diketahui Nilai Persediaan Akhir
Ada 3 Metode Perhitungan didalam penentuan Harga Pokok, yaitu :
1. Metode Rata-rata
2. Metode FIFO
3. Metode LIFO

Kini mari kita bahas dengan menggunakan metode FIFO
Karena First in First Out berarti yang pertama masuk menjadi yang pertama keluar dengan demikian barang yang pertama dijual adalah dimulai dari persediaan awal
Persed akhir diket = 450 unit, maka dapat dilihat Jumlah barang terakhir (Persediaan Akhir ) didalam tabel dibawah ini :

Sistem Periodik – Metode FIFO

Nilai Persediaan Akhir 450 unit adalah Rp. 5.800 dengan perhitungan seperti dibawah ini :

Perhitungan Harga Pokok – Metode FIFO

Aplikasi Excel Untuk Keuangan dan Akuntansi