Akuntansi


VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post list by InstantCommute.com

Comments

comments

Akuntansi Dealer Yamaha : Pengakuan Pendapatan


Metode pencatatan pada saat pengakuan pendapatan dealer Yamaha dapat dilakukan secara manual atau dengan system komputerisasi. Untuk mempermudah dalam membedakan system pencatatan dapat kita lihat seperti gambar dibawah ini :

Alur penjualan motor

Pada saat uang muka/tanda jadi diterima maka akan dijurnal oleh akunting sbb:

Dr. Kas/Bank xxx

Kr. Uang muka konsumen xxx
Untuk mencatat penerimaan uang muka konsumen.

Kasus : Penjualan secara Cash (dengan asumsi bahwa konsumen membayar PELUNASAN SETELAH MOTOR DIKIRIM):

a. Jika pencatatan dilakukan secara manual maka biasanya akunting mencatat dengan metode cash basis. Cash basis dapat dilakukan jika konsumen telah melunasi pembayaran sehingga untuk mengakui pendapatan akunting harus menunggu beberapa proses yaitu : pengiriman motor ? pelunasan oleh konsumen ? baru setelah itu pencatatan dapat dilakukan seperti dibawah ini:

Dr. Kas/Bank xxx
Dr. Discount Penjualan xxx
Dr. Uang muka konsumen
Kr. PPn Keluaran xxx

Kr. Penjualan Motor xxx

*untuk mencatat pelunasan motor


b. Jika pencatatan dilakukan secara komputerisasi maka pada saat pengiriman motor surat jalan (Delivery Order) akan dicetak melalui program. Pada saat pembuatan surat jalan maka pencatatan diakunting dapat secara otomatis dilakukan oleh program dengan journal sbb:

Dr. Piutang Konsumen
Dr. Discount Penjualan xxx
Kr. PPn Keluaran xxx
Kr. Penjualan Motor xxx

Pada saat pelunasan oleh konsumen maka akan dijurnal :

Dr. Kas/ Bank

Dr. Uang muka konsumen

Kr. Piutang konsumen

*untuk melunasi piutang konsumen

Dengan ilustrasi diatas sangat jelas dapat disimpulkan :

  1. Dengan sistim komputerisasi penjualan dapat diakui lebih akurat dan dapat memenuhi prinsip kehandalan akuntansi psesuai dengan PSAK mengenai pengakuan atas penjualan dan piutang.

  2. Akunting dapat bekerja lebih efisien karena dengan system komputerisasi yang terintegrasi maka akunting tidak perlu meng-input , cukup memeriksa transaksi dengan dokumen dan laporan yang terkait lainnya seperti laporan penerimaan kas dan rekening Koran.

  3. Dengan berkurangnya pekerjaan klerikal maka fungsi control dari Akunting dapat lebih optimal.

  4. Mengurangi tingkat kecurangan karena semua pihak terkait satu sama lain dengan suatu system yang terintegrasi.

  5. Dengan system yang baik maka akan mempengaruhi tingkat kewajaran pada pemberian opioni oleh pemeriksa.

  6. Dengan efisiensinya pekerjaan dan meningkatkan fungsi control dari akunting serta mengurangi tingkat kecurangan individu maka secara otomatis tujuan utama dari perusahaan yaitu peningkatan dari entitas perusahaan juga lebih optimal.

Saat ini banyak software full integrasi yang sudah jadi seperti MYOB, Finna, Accurate dll. Namun kelemahan software yang sudah jadi sulit untuk mengakomodir sebagian besar kebutuhan perusahaan karena software yang sudah jadi biasanya hanya memberikan fasilitas yang bersifat umum. Alternative lain adalah dengan system customize yaitu perusahaan meminta programmer membuat suatu sistem aplikasi berdasarkan karakteristik dan kebutuhan perusahaan. Seperti system aplikasi DeMosoft yang dibuat berdasarkan observasi pada perusahaan Dealer motor.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)

Comments

comments