1. Definisi

Beban dibayar dimuka adalah pembayaran atas barang atau jasa yang manfaatnya akan digunakan dimasa yang akan datang.

2. Dasar Pengaturan

a. Beban dibayar dimuka diakui sebagai pos sementara pada saat pembayaran sebesar jumlah yang dibayarkan atas manfaat atau jasa yang belum diterima.

b. Beban dibayar dimuka diakui sebagai beban pada saat jasa atau manfaat diterima.

3. Perlakuan Akuntansi.

a. Pengakuan dan Pengukuran

(1) Beban dibayar dimuka diakui pada saat pengeluaran uang dilakukan tetapi jasa/anfaat belum diterima.

(2) Beban dibayar dimuka berkurang pada saat jasa/manfaat diterima atau habis masanya

4. Pengungkapan

Hal-hal yang harus diungkapkan antara lain :

a. Nilai perjanjian

b. Jangka waktu perjanjian

Contoh ilustrasi :

UD “Abadi Jaya” didalam memulai usahanya menyewa tempat selama 1 tahun pada tanggal 3 Maret 2010 untuk masa sewa April 2010 – Maret 2011 sebesar Rp 12.000.000,-

Atas transaksi ini maka dijurnal :

Dr. Biaya Dibayar dimuka-sewa tempat Rp. 12.000.000

Kr. Kas dan setara kas Rp.12.000.000

Untuk mencatat pembayaran sewa tempat usahe

Pada tanggal 31 Desember 2010 dijurnal

Dr. Beban Sewa Rp. 9.000.000

Kr. Biaya Dibayar dimuka-sewa tempat Rp.9.000.000

Untuk mengakui biaya sewa sewa atas lamanya tempat yang telah digunakan (9 bulan/12 bulan x Rp.12.000000 )

Pengakuan Beban Sewa hanya 9 bulan berdasarkan PSAK tentang pengakuan Pendapatan dan Beban dimana Pendapatan dan Beban diakui pada saat adanaya pemindahan manfaat (pemberian/penerimaan manfaat atas barang dan jasa untuk selengkapnya silahkan lihat di PENGAKUAN PENDAPATAN MENURUT PSAK No.23 ayat 38 (a)&(b) thn 1999 ) dengan demikian penggunaan manfaat atas gedung yang disewa tersebut per tanggal 31 Desember 2010 adalah 9 bulan yaitu dari bulan April 2010- 31 Desember 2010.

Mengapa Perlakuan ini penting????

Misalkan pendapatan UD Abadi Jaya setiap bulannya adalah 2 juta, maka pada tanggal 31 Desember 2010 jumlah Pedapatan selama 9 bulan adalah sebesar Rp. 18.000.000,- ( Rp.2000.000 x 9 bulan). Dari transaksi-transaksi tersebut diatas maka akan menghasilkan

Model A :

Laporan Laba Rugi Per tanggal 31 Desember 2010:

Pendapatan Rp.18.000.000,-

Biaya Sewa ( Rp. 9.000.000,- )

Laba Kotor Rp. 9.000.000,-

Dan Pada tanggal 31 Maret 2011 Laporan Laba Rugi adalah sebagai Berikut :

Pendapatan (Jan-Mar 2011) Rp.6.000.000,-

Biaya Sewa (Jan-Mar 2011) ( Rp. 3.000.000,- )

Laba Kotor Rp. 3.000.000,-

Model B :

Sekarang misalkan pada saat pembayaran sewa tersebut diatas tidak diakui sebagai Biaya Dibayar dimuka tapi langsung dibebankan seluruhnya sebesar Rp.12.000.000,- ,didalam pencatatnnya seperti dibawah ini :

Dr. Beban Sewa Rp. 12.000.000

Kr. Kas dan setara kas Rp.12.000.000

Maka Laporan Laba/Rugi per tanggal 31 Desember 2010 adalah :

Pendapatan Rp.18.000.000,-

Biaya Sewa ( Rp. 12.000.000,- )

Laba Kotor Rp. 6.000.000,-

Dan Pada tanggal 31 Maret 2011 Laporan Laba Rugi adalah sebagai Berikut :

Pendapatan (Jan-Mar 2011) Rp.6.000.000,-

Biaya Sewa (Jan-Mar 2011) ( – )

Laba Kotor Rp. 6.000.000,-

Akibatnya Laba Rugi pertanggal 31 Des 2010 menjadi lebih kecil, sedangkan laporan Laba Rugi pertanggal 31 Maret 2011 menghasilkan Laba yang besar sedangkan bebannya tidak ada. Silahkan anda simpulkan manakah yang lebih informatif dari Laporan Laba Rugi tersebut diatas untuk dianalisa sebagai bahan pengambilan keputusan????

Copyright protected by Digiprove © 2010 Varin Kaspi

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: +1 (from 1 vote)

Comments

comments

Related posts:

  1. Perbedaan Biaya Dibayar Dimuka (Prepaid Expenses) dan Uang Muka Kerja (Cash Advance) Kalau menurut gw Perbedaan Biaya Dibayar dimuka dengan Uang Muka...
  2. Contoh Laporan Biaya Dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka merupakan pengeluaran perusahaan yang belum diakui pembebanannya....
  3. Biaya Dibayar Dimuka P.A 2 baca lebih lanjut...

Learn to make money online in one hour visit:Make Money online.

Satu komentar di “Sewa Dibayar Dimuka

Pendapatmu ???