Contoh Kebijakan Aktiva/Aset Tetap

a. Aset tetap, Kapitalisasi dan Penyusutan

Kapitalisasi adalah batasan dalam penentuan pengeluaran apakah akan dicatat sebagai   aset tetap atau pengeluaran untuk mendapatkan penghasilan. Apabila suatu pengeluaran untuk memperoleh suatu barang memenuhi kriteria di bawah ini akan dicatat sebagai aset tetap, yaitu :

Aset tetap, Kapitalisasi dan Penyusutan

a)   Pengeluaran di atas Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)

b)  Digunakan dalam kegiatan pelayanan secara berulang ulang

c)   Memiliki masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun.

d)   Aset Tetap dicatat sebesar harga perolehannya.

e)   Aset Tetap yang diperoleh dari pemberian/hibah (donation) dicatat sebesar nilai pasar (fair market value) pada saat diterima.

f)   Pengeluaran-pengeluaran untuk pemeliharaan dan reparasi dengan tujuan untuk menjaga aset tetap agar tetap dalam kondisi siap pakai dicatat sebagai biaya pada periode berjalan.

g)   Pengeluaran-pengeluaran untuk pembaruan (renewals), penggantian (replacements), penambahan (additions) serta perbaikan (betterments) yang meningkatkan kapasitas atau efisiensi atau memperpanjang masa manfaat aset tetap yang bersangkutan akan dikapitalisasikan (dicatat sebagai penambahan perkiraan aset atau pengurang perkiraan akumulasi penyusutan).

h)   Pencatatan atas penambahan masa manfaat aset karena hal-hal tersebut di atas dilakukan maksimal sebanyak masa manfaat yang ditetapkan untuk masing- masing jenis aset tetap.

i)    Metode Penyusutan yang digunakan adalah metode garis lurus (straight line method) dengan nilai residu Rp 1 (satu) rupiah.

j)    Perhitungan persentasi penyusutan setiap tahun dilakukan menurut kelompok aset tetap dengan perhitungan sebagai berikut:

Kelompok Aset
no Kelompok Umur
1 Peralatan/mesin 10  tahun
2 Komputer & kendaraan 5  tahun
3 Gedung permanen bertingkat 40  tahun
4 Gedung permanen 25  tahun
5 Peralatan kantor & mebel 5  tahun

k)   Aset Tetap yang belum digunakan atau tidak lagi memenuhi kriteria kapitalisasi aset tetap akan disajikan tersendiri dalam kelompok aset lain lain dan tidak dihitung penyusutannya.

l)    Penghapusan aset tetap Rumah Sakit dilakukan atas pertimbangan tidak dapat dimanfaatkan lagi, dan dilakukan setelah mendapat persetujuan pejabat yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.

31/12/2006 31/10/2007
Aset Tetap
- Tanah 2.640.900.000 2.640.900.000
Gedung 6.700.718.324 1.916.500.000
Kendaraan 300.514.700 381.620.700
Peralatan Medis 1.321.829.324 1.032.831.992
Peralatan Non Medis
993.821.800 491.612.350
Jumlah 11.957.784.148 6.463.465.042
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap - -
Gedung (836.449.562) (630.847.920)
Kendaraan (233.222.155) (221.824.132)
Peralatan Medis (746.126.595) (581.379.450)
Peralatan Non Medis (353.186.781) (218.254.548)
Sub Jumlah
(2.168.985.092)
(1.652.306.049)
Aset Tetap Bersih
9.788.799.056 4.811.158.993
- -

Rincian Aset Tetap dan Penyusutan Per 31 Oktober 2007 adalah sebagai berikut (untuk menghemat posting maka daftar hanya ditampilkan sebagian

  Copyright protected by Digiprove © 2010 Varin Kaspi

Comments

comments

Related posts:

  1. Akuntansi Aset Tetap-Perlakuan Setelah Pengakuan Awal ( PSAK 16 – 2007 ) Suatu entitas harus memilih salah satu kebijakan akuntansi berikut: •...
  2. Akuntansi Aset Tetap-Penghentian dan Pengungkapan PENGHENTIAN Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat: dilepaskan;...
  3. Bangunan Mesin dan peralatan/Aktiva Tetap Terikat Sementara (Temporarely Restricted Property, Plant and Equipment / Fixed Assets) untuk Organisasi Nirlaba (Non Goverment Organization) Lembaga – lembaga sosial masyarakat (Non Goverment Organization – NGO...

Learn to make money online in one hour visit:Make Money online.

Pendapatmu ???