Accounting Plantation – Akuntansi Perkebunan

Salam Akuntansi Pak…

hehehheee………
Pak.. bisa minta informasinya??
Saya mau bertanya Pak.. mengenai Bagaimana Perlakuan Akuntansi terhadap Tanaman Belum Menghasilkan (sawit).
Khususnya untuk jurnalnya … (pada saat umur tanaman belum menghasilkan samapai tanaman dapat menghasilkan).
saya kurang paham…
Makasih banyak Pak……

Coba Jawab:

Mba’ Yuyun yang manis, saya mencoba untuk menggabungkan jawaban mas uziek dan Ardi August-rush

1. kalau merujuk PSAK 32 tentang kehutanan yg disebutkan bahwa tanaman yang belum menghasilkan “HTI ( Hutan Tanaman Industri) dalam pengembangan”. Untuk perkebunan kelapa sawit bisa dibuat akun “Kelapa Sawit/Perkebunan belum menghasilkan”( nama akun silahkan untuk dirubah selama dapat menginformasikan objek akun tersebut, kalau menurut ardi “Tanaman Belum Menghasilkan”) yang menurut saudara ardi adalah tanaman yang berusia dibawah 3 tahun (<3 tahun)

2. Akun “Tanaman yang belum menghasilkan” tersebut di dalam neraca disajikan mengacu pada PSAK 32 paragraf 21 “…..yaitu “HTI dalam pengembangan”. Akun ini disajikan di Neraca setelah Aktiva Lancar dan sebelum Aktiva Tetap. Mungkin inilah yang dimaksud mas ardi ” “aktiva tidak lancar” yaitu Akun tersebut masuk aktiva tidak lancar dan urutannya sebelum Aktiva Tetap.

3. Untuk biaya2x seperti yg disebutkan mas ardi yaitu:

“biaya-biaya yg berhubungan dengan pemeliharaan dan pembangunan yang meliputi (biaya pembukaan lahan, pembelian bibit, biaya pra persemaian, biaya persemaian utama, biaya pemeliharaan persemaiaa, biaya penanaman dan semua biaya yang berkaitan dengan awal pembuakaan lahan berada dalam neraca pada “aktiva tidak lancar” dengan pos akun “tanaman belum menghasilkan”. Jadi jika terjadi biaya2x tersebut diatas dijurnal

Dr. Tanaman Belum Menghasilkan xxx

Kr. Kas/Bank/Hutang xxx

4. Jika sudah siap tebang maka Tanaman belum menghasilkan di reklasifikasi ke “Tanaman Siap Produksi” dengan jurnal

Dr. Tanaman Siap Produksi – Kelapa Sawit xxxx

Kr. Tanaman belum menghasilkan xxxx

5. Tanaman siap produksi tersebut kemudian disusutkan (diamortisasi). Metode untuk menghitung nilai amortisasi dapat dengan metode garis lurus atau metode unit produksi seperti yg dijelaskan pada PSAK 32 paragraf 16.c

Jurnal:

Dr. Biaya – Amortisasi xxx

Kr. Akumulasi amortisasi xxx

u/mengikuti form in klik :

http://www.facebook.com/group.php?gid=81947678141&ref=search&sid=1642908000.1371762568..1#/topic.php?uid=81947678141&topic=11594



Neraca Perkebunan

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 6.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
Accounting Plantation - Akuntansi Perkebunan, 6.5 out of 10 based on 2 ratings

Comments

comments

Related posts:

  1. Accounting Plantation English version : Accounting Salam Pak … hehehheee … …...
  2. PSAK 16 : Tinjauan atas Pengertian Aktiva Tetap Pengertian berdasarkan PSAK 16:05 : Aktiva tetap adalah aktiva berwujud...
  3. Analisis Akuntansi untuk peternakan bebek Misal Peternakan bebek: Bebek yg diperoleh dibagi menjadi 3 kelompok...

Learn to make money online in one hour visit:Make Money online.

8 gagasan untuk “Accounting Plantation – Akuntansi Perkebunan

  1. Yoyon

    Halo Pak,

    terimakasih informasi di atas,

    saya mohon bantuan bapak, untuk membuat financial projection atas usaha perkebunan kelapa sawit saya belum bisa.

    Mohon petunjuk bapak

    Terimakasih
    -Yoyon-

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Angie Teo

    Hi bpk2/ibu2…

    Sy mohon bantuannya… bisa minta informasi contoh daftar akun2 yg dipake dlm usaha perkebunan ngak?

    Mohon bantuannya ya..

    Thank you..
    Angie Teo

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 4.0/5 (1 vote cast)
    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 3 votes)
  3. Rul Ly

    Salam Akuntansi Pak..

    Saya ingin bercerita :
    saya bekerja di perusahaan perkebunan tebu , yang kemudian memproduksi gula dan menjual nya. Dalam pengakuan biaya tanam tebu perusahaan kami mencatatnya dengan cara seperti ini :

    katakan lah perusahaan kami memiliki Nama nama akun sbb :
    1. Biaya Persiapan Lahan
    2. Biaya Pemupukan

    untuk dua jenis akun ini, perusahaan kami memberikan perhatian khusus , karena mengingat tanaman Tebu tidak hanya 1 kali panen tapi bisa 4 kali panen. Jadi untuk ke dua biaya ini pembebanan nya dalam 1 tahun periode buku (misal 2010) adalah 1/4 dari total biaya tsb, kemudian selebih nya untuk 3 tahun mendatang. 1/4 untuk 2011, 1/4 untuk 2012 dan 1/4 untuk 2013.

    Menurut bapak, apakah cara ini di benarkan dalam PSAK ??

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Akuntansi

    sebelumnya saya minta maaf baru saya jawab, karena pertanyaan tersebut tidak ada pemberitahuannya ke email saya, dan saya baru membacanya
    1. Kalau menurut saya, semua pengeluaran tersebut sebelum mengahasilkan dimasukkan ke "Tanaman belum menghasilkan"
    2. Ketika tanaman tersebut sudah menghasilkan maka dilakukan kedalam "Persediaan Bahan Baku" (jika memungkinkan, seluruh biaya mulai dari menuai, sampai hasil tersebut masuk kedalam penyimpanan ikut dihitung sebagai perolehan "Persediaan Bahan Baku"
    mungkin ada pendapat lain yang mau memberi masukan.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  5. Zhain

    saya baru bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit, ada hal yg ingin saya tanyakan ..darimana kah /bagaimanakan cara menghitung nilai persediaan nya

    mohon informasinya ,terimakasih

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Pendapatmu ???