Kas Archive

Dibawah ini adalah contoh Standard Operating Prosedure (SOP) Pertanggung Jawaban Kas Bon. Disetiap perusahan mungkin berbeda SOP nya satu sama lain sekalipun dalam satu jenis perusahaan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti Informasi teknologi yang dipergunakan, bentuk fisik gedung dan lainnya.

Be the first to comment
   

SOP Laporan Harian Kas Kasir

Posted August 16, 2013 By varinkaspi

Keterangan : 1.      Sebelum melakukan proses pembayaran (setor kebagian keuangan), siapkan Laporan Pendapatan Harian Kasir serta Kwitansi dari Pasien sebagai dokumen Pendukung. 2.      Bagian Keuangan memeriksa Laporan Pendapatan Harian dengan mencocokkan ke bukti pendukungnya yaitu Kwitansi 3.      Jika Laporan Harian Kasir tidak sesuai dengan kwitansi ( Jumlah rupiah kwitansi, kwitansi yang hilang dll) maka kembalikan […]

Be the first to comment
   

Pencatatan Sisa Dana Kegiatan Pada Organisasi Nirlaba

Posted December 17, 2012 By varinkaspi

Organisasi Nirlaba jika menerima sumbangan dari donatur yang diikat dengan perjanjian dan dibatasi untuk tujuan  dan waktu tertentu atau bersifat sementara hingga kondisi-kondisi pembatasannya terpenuhhi disebut Sumbangan Terikat Sementara. Contoh : LSM Indonesia bekerja sama dengan salah satu WHO untuk melaksanakan program “Pemantauan atas Iklan dan Sponsorsip Industri Rokok di Indonesia.” dan lembaga tersebut memberi […]

Be the first to comment
   

Bukti Jurnal

Posted December 15, 2012 By varinkaspi

Bukti Transaksi berupa Kwitansi dapat dijadikan dasar pencatatan akuntansi sebagaimana yang dicontohkan pada postingan sebelumnya.. (lihat “Bukti transaksi – kwitansi” ). Adakalanya suatu perusahaan didalam pencatatan membuat bukti internal berupa Bukti Jurnal ( sering disebut Journal Voucher). Setelah Bukti Jurnal dibuat lalu dilampirkan Kwitansi yang diterima dari pihak ketiga. Bukti Jurnal yang dibuat untuk pembayaran […]

1 Comment. Join the Conversation
   

Bukti transaksi – kwitansi

Posted December 15, 2012 By varinkaspi

Sebagai dasar pencatatan didalam akuntansi maka diperlukan bukti-bukti transaksi yang agar setiap pencatatan yang dilakukan dapat dipertanggung jawabkan dan juga berfungsi untuk pengklasifikasian transaaksi tersebut (pemberian kode akun). Disamping itu juga, bukti-bukti transaksi bisa menjadi suatu rujukan jika dikemudian hari terjadi masalah.Bukti transaksi dapat disediakan baik dari perusahaan sendiri atau dari pihak luar. Bukti transaksi […]

Be the first to comment
   

Kalau menurut gw Perbedaan Biaya Dibayar dimuka dengan Uang Muka adalah sebagai berikut : 1. Biaya dibayar dimuka merupakan arus kas keluaratau pengeluaran perusahaan yang telah dapat ditentukan penggunaannya karena telah terpenuhinya bukti-bukti legal/dokumen2 yang sah dan dapat dipertanggung jawabkan dari pihak ketiga seperti kwitansi,invoice dll namun perusahaan belum menerima manfaat baik berupa barang/jasa atas […]

Be the first to comment
   

Contoh Sistem Penerimaan Keuangan Pada Organisasi Nirlaba

Posted October 12, 2012 By varinkaspi

Penerimaan Keuangan adalah Aliran Masuk Uang baik tunai maupun melalui transfer bank. Setiap penerimaan uang tunai harus segera disetorkan kedalam rekening bank milik organisasi pada hari kerja berikutnya. Sumber Dana Sumber-sumber dana Organisasi Nirlaba dapat bersumber dari internal maupun eksternal/pihak ketiga yang antara lain: – Sumbangan Pengurus dan sumbangan karyawan. – Sumbangan Perorangan, penerimaan ini […]

Be the first to comment
   

Contoh Pencatatan Kegiatan Awal Perusahaan

Posted October 3, 2012 By varinkaspi

Awal dari sutu kegiatan perusahaan adalah Penyetoran Modal oleh pemilik. Contoh : Tuan Gunawan punya uang Rp. 100.000.000,-. Uang tersebut digunakan untuk mendirikan usaha yang dia beri nama UD. Unique Accessories. Maka uang tersebut biasa kita sebut sebagai “Modal”. Sesuai dengan persamaan akuntansi yaitu : ASET = UTANG + MODAL ASET = Kas & Bank; […]

3 Comments so far. Join the Conversation
   

Pajak penghasilan bagi dokter yang menerima penghasilan dari pemberi kerja dan bersifat berkesinambung memiliki ketentuan sebagai berikut: Apabila penghasilan tersebut diberikan karena pekerjaan atau jasanya bersifat berkesinambungan baik berdasarkan kontrak atau kenyataan sebenarnya, maka tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a diterapkan atas jumlah kumulatifnya. (sumber : http://www.pajak.go.id/content/seri-pph-pajak-penghasilan-bagi-dokter ), contoh : Misal Dokter A (swasta […]

1 Comment. Join the Conversation
   

Prosedur Pemeriksaan Kas

Posted September 10, 2012 By varinkaspi

Prosedur Pemeriksaaan Kas 1. Perhitungan Fisik Kas (Cash Count) , Tujuan : Memastikan keberadaan fisik kas. 2. Lakukan Perhitungan mundur ke posisi tutup buku; Tujuan : Memastikan keberadaan fisik sesuai dengan saldo buku 3. Buat Berita Acara Pemeriksaan Kas yang ditandatangani minimal oleh pemegang kas (Kasir/Bendahara) dan oleh pemeriksa (Auditor/Accounting) 4. Buat Daftar cek dan […]

3 Comments so far. Join the Conversation
   

Kas Kecil (Petty Cash)

Posted January 13, 2011 By varinkaspi

Adalah dana yang dibentuk untuk membiayai pengeluaran rutin perusahaan dan jumlahnya relatif kecil Metode pencatatan Kas kecil Sistem dana tetap (imprest fund system) Sistem dana berfluktuasi (Fluctuating fund system) 1. Sistem dana tetap (imprest fund system) Pembentukan dana kas kecil        Kasir kas kecil diberikan sejumlah uang. Pada saat kas kecil hampir habis kasir kas kecil […]

2 Comments so far. Join the Conversation
   

Manajemen Kas

Posted January 13, 2011 By varinkaspi

Aspek utama perencanaan kas adalah penyusunan anggaran kas. Manajer harus menyiapkan daftar kegiatan untuk menimbulkan kas (pembelanjaan) dan kegiatan menggunakan kas (pengoperasian dan penginvestasian). Dengan kata lain manajer harus membuat proyeksi Cash in flow, Cash out flow dan balance (saldo) Agar tujuan tercapai, ada 2 hal yang harus dilakukan: 1.Menentukan sumber penerimaan kas, misal; kas […]

Be the first to comment