Contoh Kasus Penilaian Persediaan dan Harga Pokok Penjualan

Persediaan awal dan pembelian Handphone Samsun selama tahun 200×1 sbb:

Tanggal Unit Harga Perunit (Rp)
01-Jan 160 Rp                 9.000
05-Mei 200 Rp                 9.200
28-Sep 200 Rp                 8.800
13-Des 140 Rp                 8.600

Pada Perhitungan fisik persediaan tanggal31 Desember 20×1 (sistem fisik digunakan oleh perusahaan) menunjukkan jumlah 190 unit handphone, Diminta isilah harga pokok persediaan dan harga pokok penjualan menurut metode yang diminta dibawah ini :

Metode Persediaan 31 Desember Harga Pokok Penjualan
1. LIFO ……….. ………..
2.FIFO ……….. ………..
3. Rata-Rata Sederhanan ……….. ………..
3. Rata-Rata Tertimbang ……….. ………..

Jawab :

Metode Persediaan 31 Desember Harga Pokok Penjualan
1. LIFO Rp            1.716.000 Rp  4.528.000
2.FIFO Rp            1.644.000 Rp  4.600.000
3. Rata-Rata Sederhanan Rp            1.691.000 Rp  4.553.000
3. Rata-Rata Tertimbang Rp            1.698.000 Rp  4.549.200

Penjelasan :

Jumlah Persediaan awal 20×1 & Pembelian 20×1

01-Jan 160 Rp 9.000 Rp  1.440.000
05-Mei 200 Rp 9.200 Rp  1.840.000
28-Sep 200 Rp 8.800 Rp  1.760.000
13-Des 140 Rp 8.600 Rp  1.204.000
Jumlah Rp  6.244.000
1. Persediaan LIFO
160 x Rp 9.000 Rp  1.440.000
30 x Rp 9.200 Rp     276.000
- Nilai Persediaan Akhir 31 Des Rp  1.716.000
- Harga Pokok Penjualan = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir
= Rp            6.244.000 - Rp  1.716.000
= Rp            4.528.000
2. Persediaan FIFO
140 x 8.600 Rp  1.204.000
50 x 8.800 Rp     440.000
- Nilai Persediaan Akhir 31 Des Rp  1.644.000
- Harga Pokok Penjualan = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir
= Rp            6.244.000 - Rp  1.644.000
= Rp            4.600.000
3. Persediaan Rata-rata sederhanan :
= {(9.000.000+9.200.000+8.800.000+8.600.000) : 4} x 190
- Nilai Persediaan Akhir 31 Des = Rp            1.691.000
Harga Pokok Penjualan = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir
= Rp            6.244.000 - Rp  1.691.000
= Rp            4.553.000
4. Persediaan Rata-rata tertimbang :
= {6.244.000 / (160+200+200+140)} x 190
- Nilai Persediaan Akhir 31 Des = Rp            1.694.800
- Harga Pokok Penjualan = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir
= Rp            6.244.000 - Rp  1.694.800
= Rp            4.549.200

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *